logo PT Nirmala Satya Development
Tes RMIB

Tes RMIB adalah tes minat yang dikembangkan ditahuan 1950-an, yang artinya sudah sangat lama jika dibandingkan dengan saat ini, sudah lebih dari setengah abad.

Tes RMIB  (Rothwell Miller Interest Blank) disusun oleh Rothwell pertama kali pada tahun 1947. Saat itu tes hanya memiliki 9 jenis kategori dari jenis-jenis pekerjaan yang ada. kemudian pada tahun 1958, tes diperluas dari 9 kategori menjadi 12 kategori oleh Kenneth Miller. Hal–hal yang merupakan kekhususan dari tes ini adalah (Indrawati, 2010) sebagai berikutt:

  1. Dapat dimasukkan ke dalam susunan battery tes.
  2. Lebih mudah dikerjakan oleh subjek.
  3. Tugas pengisian dari tes ini akan menimbulkan subjek minat dan kerjasama yang aktif sifatnya.
  4. Skor dapat disusun dengan lebih cepat.
  5. Lebih cocok apabila diberikan kepada orang dewasa.
  6. Hasil keseluruhan dari tes akan memperlihatkan pola minat dari subjek.

Tes RMIB disusun dengan tujuan untuk mengukur minat seseorang berdasarkan sikap seseorang terhadap suatu pekerjaan. Hal yang didasarkan atas ide-ide stereotype terhadap pekerjaan yang bersangkutan. Pemikiran yang mendasari pembentukan tes ini adalah bahwa setiap orang memiliki konsep- konsep stereotype terhadap jenis-jenis pekerjaan yang tersedia atau yang disediakan oleh masyarakat, dan yang kemudian memilih pekerjaan yang sesuai dengan ide-ide tersebut, meskipun terdapat juga stereotype yang tidak berdasarkan ide tertentu atau tidak ada hubungannya sama sekali dengan pekerjaan yang dimaksud. Stereotype seperti ini lebih banyak mendasarkan konsepnya pada hal- hal yang menarik daripada hal-hal yang merupakan kekhususan dari pekerjaan tersebut dan keadaan semacam ini sangat memungkinkan terjadinya atau timbulnya stereotype yang benar atau salah sama sekali. Misalnya saja stereotype dari pegawai bank adalah orang yang selalu berhubungan dengan pembayaran atau uang adalah benar, tetapi pendapat umum yang mengatakan bahwa pekerjaan seorang pramugari adalah pekerjaan yang penuh dengan hal-hal yang menyenangkan, seperti jalan-jalan keluar negeri, gaji besar dan sebagainya adalah tidak sesuai dengan kenyataan, seperti tugas melayani penumpang yang justru merupakan tugas pokok dari seorang pramugari.

Tujuan terpenting dari tes ini bukanlah hanya sekedar untuk mengetahui kebenaran dari stereotype tersebut, tetapi untuk mengetahui bahwa konsep tersebut benar-benar ada dan dapat merupakan pengaruh yang kuat terhadap konsep-konsep seseorang mengenal suatu pekerjaan karena biasanya apabila seseorang menyatakan suka atau tidak suka terhadap suatu pekerjaan tertentu, maka mereka juga memperlihatkan sikap yang sama terhadapnya idenya, meskipun secara kenyataan banyak pekerjaan yang berbeda dengan konsepnya.

Tes RMIB merupakan suatu formulir yang berisikan suatu daftar pekerjaan yang disusun menjadi 9 kelompok dengan kode huruf dari A sampai I dan dibedakan antara pria dan wanita. Masing-masing kelompok pekerjaan tertentu dengan alasan bahwa banyak pekerjaan yang dapat digolongkan menjadi 12 jenis kategori.

Adapun ke 12 kategori tersebut adalah sebagai berikutt:

1. Out (Outdoor)

Pekerjaan yang aktifitasnya dilakukan diluar atau di lapangan terbuka.

Untuk laki-laki: petani, juru ukur, nelayan, supir.

Untuk wanita: ahli pertamanan, peternak, petani bunga dan tukang kebun

2. Me (Mechanical)

Pekerjaan yang berhubungan dengan mesin, alat-alat dan daya mekanik.

Untuk laki-laki: insinyur sipil, montir, pembuat arloji, tukang las.

Untuk wanita: ahli kacamata, petugas mesin sulam, ahli reparasi permata, ahli reparasi jam.

3. Comp (Computational)

Pekerjaan yang berhubungan dengan angka-angka.

Untuk laki-laki: akuntan, auditor, kasir, petugas pajak.

Untuk wanita: pegawai urusan gaji, juru bayar, pegawai pajak, guru ilmu pasti.

4. Sci (Scientific)

Pekerjaan yang dapat disebut sebagai keaktifan dalam hal analisa dan penyelidikan, eksperimen, kimia dan ilmu pengetahuan pada umumnya.

Untuk laki-laki: ilmuwan, ahli biologi, ahli astronomi dan insinyur kimia industri.

5. Pers (Personal Contact)

Pekerjaan yang berhubungan dengan manusia, diskusi, membujuk, bergaul dengan orang lain. Pada dasarnya adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan kontak dengan orang lain.

Untuk laki-laki: penyiar radio, petugas wawancara, sales asuransi, pedagang keliling.

Untuk wanita: sales girl, pegawai rumah mode, penyiar radio, petugas humas.

6. Aesth (Aesthetic)

Pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat seni dan menciptakan sesuatu.

Untuk laki-laki: seniman, artis, arsitek, dekorator, fotografer dan penata panggung

Untuk wanita: seniwati, guru kesenian, artis, penata panggung

7. Lit (Literary)

Pekerjaan yang berhubungan dengan buku-buku, kegiatan membaca dan mengarang.

Untuk laki-laki: wartawan, pengarang, penulis skenario, ahli perpustakaan, penulis majalah.

Untuk wanita: wartawan, kritikus buku, penyair, penulis sandiwara radio.

8. Mus (Musical)

Minat memainkan alat-alat musik atau untuk mendengarkan orang lain, bernyanyi atau membaca sesuatu yang berhubungan musik. Untuk laki-laki: pianis konser, komponis, pemain organ, ahli pustaka dan pramuniaga took musik.

Untuk wanita: pemain orgen, guru musik, komponis, pianis konser, pramuniaga took musik.

9. S.S. (Social Service)

Minat terhadap kesejahteraan penduduk dengan keinginan untuk menolong dan membimbing atau menasehati tentang permasalahan dan kesulitan mereka. Keinginan untuk mengerti orang lain, dan mempunyai ide yang besar atau kuat tentang pelayanan.

Untuk laki-laki: guru SD, psikolog pendidikan, kepala sekolah, penyebar agama, petugas palang merah.

Untuk wanita: guru SD, psikolog pendidikan, petugas kesejahteraan sosial, ahli penyuluh jabatan, petugas palang merah.

10. Cler (Clerical)

Minat terhadap tugas-tugas rutin yang menuntut ketepatan dan ketelitian. Untuk laki-laki: manajer bank, petugas arsip, petugas pengiriman barang, pegawai kantor, petugas pos, petugas ekspedisi(surat).

Untuk wanita: sekretaris pribadi, juru ketik, penulis steno, pegawai kantor, penyusun arsip.

11. Prac (Practical)

Minat terhadap pekerjaan-pekerjaan yang praktis, karya pertukangan, dan yang memerlukan keterampilan.

Untuk laki-laki: tukang kayu, ahli bangunan, ahli mebel, tukang cat, tukang batu, tukang sepatu.

Untuk wanita: ahli penata rambut, tukang bungkus coklat, tukang binatu, penjahit, petugas mesin sulam, juru masak.

12. Med (Medical)

Minat terhadap pengobatan, mengurangi akibat dari penyakit, penyembuhan, dan di dalam bidang medis, serta terhadap hal-hal biologis pada umumnya.

Untuk laki-laki: dokter, ahli bedah, dokter hewan, ahli farmasi, dokter gigi, ahli kacamata, ahli rontgen.

Untuk wanita: dokter, ahli bedah, dokter hewan, pelatih rehabilitasi pasien, perawat orang tua.

Tes RMIB dapat diberikan kepada seseorang secara perseorangan ataupun masal. Kepada mereka diinstruksikan untuk membuat rangking dari daftar pekerjaan yang tersedia dalam formulir tes. Rangking di mulai dengan nomor 1 untuk pekerjaan yang paling disukai dalam satu kelompok dan berakhir dengan

nomor 12 untuk pekerjaan yang paling tidak disukai, sesuai dengan jumlah pekerjaan yang terdapat satu kelompok.

Instruksi biasanya sudah terdapat dalam formulir sehingga bagi mereka responden yang sudah dewasa dapat di instruksikan untuk membaca sendiri kecuali untuk orang dewasa yang mempunyai intelejensi rendah. Bagi yang mempunyai intelenjensi rendah diadakan pengecualian, disebabkan karena mereka dianggap atau diragukan kemampuannya untuk memahami maksud instruksi yang tertulis, sehingga perlu diberikan beberapa contoh untuk dapat mengerjakannya dengan tepat. Bahkan ini pun masih harus dilengkapi dengan memeriksanya setiap saat untuk mencegah kemungkinan berbuat kesalahan.

Sesudah rangking dibuat oleh responden, maka hasil rangking tersebut kemudian dipindahkan ke dalam suatu kerangka yang terdapat dibagian terakhir dari formulir tes ini. Rangking dari kelompok A di masukkan ke dalam kerangka sesuai dengan aslinya. Rangking kelompok B di mulai dari kolom Me Kelompok C di mulai dari kolom Comp, dan seterusnya sehingga dalam kelompok akhir akan terdapat bahwa jenis pekerjaan yang letaknya terbawa dalam susunan daftar pekerjaan akan menjadi paling atas dalam kelompok tabulasi.

KRITIK TERHADAP TES RMIB

Tes RMIB adalah tes minat yang dikembangkan ditahuan 1950-an, yang artinya sudah sangat lama jika dibandingkan dengan saat ini, sudah lebih dari setengah abad. Artinya bahwa, telah banyak bermunculan profesi-profesi baru atau hilangnya profesi-profesi lama. Hal ini dibuktikan dengan pilihan-pilihan pekerjaan yang ada pada tes RMIB yang banyak tidak relevan lagi dengan perkembangan zaman saat ini. Pekerjaan yang tidak relevan, akan membuat peserta tes memilih pekerjaan yang tidak tepat.

Khusus generasi milinial dan generasi-Z, tes RMIB akan kelihatan aneh, karena banyak pilihan pekerjaan pada tes RMIB mereka tidak memahami. Ambil saja contoh pekerjaan Ahli pembuat alat-alat. Generasi saat ini akan mempersepsikan lain terhadal ahli pembuat alat-alat.

Selain itu, proses konversi Bahasa dari Bahasa Inggris kedalam Bahasa Indonesia juga sepertinya mengalami perubahan. Rasa Bahasa tahun 1960 (Bahasa kakek-nenek dari generasi milenial dan generasi-Z), sangat berbeda dengan Bahasa saat ini.

Artikel berhubungan: