logo PT Nirmala Satya Development
Resiliensi

Kemampuan memecahkan masalah dapat meningkatkan resiliensi seseorang. Hal ini dikarenakan kemampuan pemecahan masalah membantu seseorang mengatasi kesulitan dan masalah yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.

Resiliensi adalah kemampuan individu untuk bangkit dalam menghadapi dan mengatasi situasi yang berisiko dan penuh tekanan melalui pertahanan kompetensi yang dimiliki serta adaptasi yang positif dan fleksibel terhadap perubahan dari pengalaman yang penuh tekanan. Nah pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana cara untuk meningkatkan kemampuan resiliensi. Yuk disimak artikel ini.

Cara Meningkatkan Kemampuan Resiliensi

Resiliensi adalah kemampuan individu untuk mengatasi atau pulih dari kesulitan dan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan. Berikut adalah beberapa cara meningkatkan resiliensi menurut para ahli.

1. Menjalin hubungan dengan orang lain

Untuk meningkatkan resiliensi kamu dengan berkomunikasi dengan orang lain kamu bisa memulainya dengan meniptakan Hubungan yang Kuat, Menciptakan hubungan yang kuat dan saling mendukung dengan teman, keluarga, dan komunitas dapat membantu membangun ketahanan. Luangkan waktu untuk berkumpul dan melakukan kegiatan bersama, seperti olahraga, seni, atau hobi yang sama. Selain itu kamu bisa Bangun jaringan dukungan sosial. Selain hubungan pribadi, dukungan dari jaringan sosial yang lebih luas, seperti kelompok kerja, organisasi, atau komunitas, juga dapat membantu membangun ketahanan. Bergabunglah dan berpartisipasi aktif dalam kelompok dan komunitas yang memiliki tujuan dan minat yang sama.

Berkomunikasi dengan orang lain dapat membantu membangun resiliensi dengan memberikan dukungan emosional dan sosial yang diperlukan untuk mengatasi tantangan hidup. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki caranya sendiri untuk terhubung dan membangun hubungan dengan orang lain, jadi temukan cara yang cocok untuk Kamu dan selalu lakukan. Menurut Karen Reivich, seorang psikolog dan ahli resiliensi, terhubung dengan orang lain dapat meningkatkan resiliensi. Membangun hubungan yang kuat dan saling mendukung dengan teman, keluarga, atau komunitas dapat membantu individu mengatasi kesulitan dan meningkatkan kesejahteraannya.

2. Mengembangkan pola pikir positif

Mengembangkan pola pikir positif adalah salah satu cara untuk meningkatkan resiliensi. Buatlah daftar pencapaian, buatlah daftar pencapaian kamu dan ingatlah kembali kemampuan dan kesuksesan yang telah kamu capai di masa lalu. Dengan demikian, kamu dapat mengembangkan pola pikir positif tentang kemampuan kamu untuk mengatasi kesulitan. Fokus pada apa yang dapat Kamu kendalikan, fokuslah pada apa yang dapat kamu kendalikan dan bertindaklah sesuai dengan itu. Hindari berpikir tentang apa yang tidak dapat kamu kendalikan. Ubah pola pikir kamu, ganti pikiran negatif dengan pikiran positif. Misalnya, ganti kata 'saya tidak bisa' dengan 'saya akan mencoba' atau 'saya telah mengalami kesulitan sejauh ini, saya bisa mengatasinya'.

Psikolog dan pakar keberlanjutan Martin Seligman merekomendasikan untuk mengembangkan pola pikir positif dan fokus pada kekuatan dan kemampuan kamu. Dengan melihat kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang, kamu dapat meningkatkan resiliensi.

3. Meningkatkan keterampilan emosional

Keterampilan emosional adalah kemampuan untuk memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi dengan baik. mengembangkan keterampilan emosional dapat membantu membangun resiliensi dalam menghadapi kesulitan dan stres. langkah yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan keterampilan emosional kamu, meningkatkan Kesadaran emosional, belajarlah untuk lebih mengenali dan memahami emosi kamu. ketika kamu mengalami suatu emosi, berhentilah sejenak dan kenali emosi apa yang kamu alami. Jaga agar emosi tetap terkendali, belajarlah untuk mengelola emosi kamu agar tidak memengaruhi tindakan dan keputusan kamu. cobalah untuk tetap tenang dalam situasi yang sulit dan temukan cara untuk mengendalikan emosi kamu. tingkatkan keterampilan komunikasi emosional, belajarlah untuk mengomunikasikan perasaan dan kebutuhan kamu dengan jelas dan efektif. komunikasi yang baik dapat membantu kamu menghindari konflik dan meningkatkan keterampilan sosial kamu. Anne Masten menekankan pentingnya mempraktikkan keterampilan emosional seperti manajemen stres, manajemen emosi, dan resolusi konflik. hal ini dapat membantu orang untuk lebih mudah mengatasi dan mengurangi efek negatif dari stres.

4. Berolahraga secara teratur

Olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta meningkatkan resiliensi terhadap stres. Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Lifestyle Medicine menemukan bahwa olahraga dapat meningkatkan kemampuan seseorang untuk mengatasi stres dan meningkatkan resiliensi.

5. Mengembangkan kemampuan problem solving

Menurut banyak ahli, kemampuan memecahkan masalah dapat meningkatkan resiliensi seseorang. Hal ini dikarenakan kemampuan pemecahan masalah membantu seseorang mengatasi kesulitan dan masalah yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kemampuan memecahkan masalah, seseorang dapat mengidentifikasi masalah dengan lebih baik, mengevaluasi pilihan-pilihan yang ada, memilih solusi yang tepat, dan mengimplementasikan tindakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Proses ini dapat membantu seseorang mengatasi masalah dengan lebih efektif dan mendapatkan rasa kendali atas situasi.

Demikian beberapa cara meningkatkan kemampuan resiliensi, dengan meningkatkan dan mengembangkan kemampuan ini tentunya individu dapat lebih kuat dalam menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan hidup.

Untuk mengukur tingkat Kesehatan mental anda, anda dapat mengikuti tes MMPI Online yang telah disediakan oleh NS Development.