logo PT Nirmala Satya Development
Ciri-ciri Orang Narsis

Mengetahui orang yang narsis, bukan berarti untuk mengecek, menjauhi, menghina atau hal lainnya, tetapi untuk memudahkan mengenali dan bergaul dengannya atau melakukan treatment psikologis agar perilakunya dapat berubah menjadi orang yang normal.

Perilaku narsi merupakan salah satu bentuk perulaku gangguan kepribadian. Anda perlu mengenali perilaku can diri-ciri orang narsis ini, karena mungkin disekitar anda terdapat orang narsis. Mengetahui orang yang narsis, bukan berarti untuk mengecek, menjauhi, menghina atau hal lainnya, tetapi untuk memudahkan mengenali dan bergaul dengannya atau melakukan treatment psikologis agar perilakunya dapat berubah menjadi orang yang normal.

Sebelum mengenali lebih lanjut ciri-ciri orang narsis, alangkah baiknya mengenali dulu definisi orang narsis. Di bawah ini akan dijelaskan ciri-ciri orang narsis yang dapat anda amati dalam keseharian.

CIRI-CIRI ORANG NARSIS BERDASARKAN DSM-IV

Menurut DSM-IV (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders – Fourth Edition) individu dapat dianggap mengalami gangguan kepribadian narsisme jika dia sekurang kurangnya memiliki 5 (lima) dari 9 (Sembilan) ciri kepribadian.

Berikut Ciri-Ciri Narsisme berdasarkan DSM IV-TR (2000), menyatakan bahwa dikatakan narsis jika:

  1. Memiliki perasaan kekaguman terhadap kepentingan diri.
  2. Sering asyik dengan fantasi, khayalan, tidak terbatas tentang kesuksesan, kekuasaan, kepandaian, kecantikan, atau cinta yang sempurna.
  3. Percaya bahwa mereka adalah unggul, spesial, atau unik dan mengharapkan orang lain untuk menghargainya sebagaimana mestinya.
  4. Membutuhkan pujian yang lebih dari orang lain.
  5. Ingin diperlakukan secara istimewa.
  6. Ingin mendapatkan penghargaan dari orang lain.
  7. Kurang memiliki empati.
  8. Mempunyai perasaan iri terhadap orang lain atau percaya bahwa orang lain iri pada mereka.
  9. Sombong, berlaku angkuh, suka meninggikan diri, menghina.

Maria (2001) menjelaskan bahwa orang narsisitik memiliki tiga ciri utama yang disarikan dari Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder IV-TR (American Psychiatric Assosiation, 2000), diatas, yaitu sebagai berikut:

  • Seseorang dengan kecenderungan narsistik sangat sensitif terhadap kritik atau kegagalan walaupun mereka tidak memperlihatkannya. Mereka sangat sensitif terhadap kritik dan kegagalan karena sebenarnya mereka memiliki harga diri yang rapuh.
  • Kebutuhan yang besar untuk dikagumi. Mereka secara konstan akan berusaha mencari perhatian dan rasa kagum dari orang lain serta lebih mementingkan tampilan dibandingkan substansi dari suatu hal.
  • Kurangnya kemampuan mereka untuk berempati atau mengenali dan menegerti perasaan orang lain. Hubungan mereka dengan orang lain yang sangat sedikit dan dangkal terjadi karena mereka tidak dapat menjalin hubungan timbal balik yang seimbang dengan orang lain. Mereka butuh kasih sayang atau simpati besar dari orang lain tetapi mereka sendiri cenderung tidak menunjukkan empati.

CIRI-CIRI ORANG NARSIS MENURUT NEVID & Campbell

Lebih lanjut ciri-ciri orang narsis menurut Nevid, J, Rathus, S. & Greene B (2005) sebagai berikut:

  1. Memiliki rasa bangga atau keyakinan yang berlebihan terhadap diri mereka sendiri.
  2. Kebutuhan yang ekstreem akan pemujaan.
  3. Mereka membesar-besarkan prestasi mereka.
  4. Berharap orang lain menghujani mereka dengan pujian.
  5. Berharap orang lain melihat kualitas khusus mereka, bahkan saat prestasi mereka biasa saja.
  6. Bersifat self-absorbed.
  7. Kurang memiliki empati pada orang lain.

Campbell (2000) berpendapat bahwa seseorang dengan narsistik mempunyai ciri-ciri diantaranya yaitu sebagai berikut:

  • Mempunyai konsep diri yang selalu positif tentang dirirnya, artinya ia berpikir bahwa dirinya baik dalam hampir segala hal dengan memusatkan perhatian pada diri sendiri.
  • Egosentrisme, artinya memikirkan dirinya sendiri tanpa mau mendengarkan pandangan orang lain. Ia menganggap dirinya adalah sosok yang penting.
  • Merasa dirinya special atau unik, artinya merasa diri paling hebat namun seringkali tidak sesuai dengan potensi atau kompetensi yang dimiliki.
  • Mempunyai hubungan interpersonal yang kurang baik. karena kurangnya empati, perasaan iri dan arogansi, memanfaatkan orang lain serta perasaan bahwa mereka hendak mendapatkan sesuatu

Berdasarkan ciri-ciri kecenderungan narsistik di atas dapat disimpulkan, bahwa orang dengan narsistik memiliki ciri-ciri yaitu, sensitif terhadap kritik atau kegagalan, kebutuhan yang besar untuk dikagumi, dan kurangnya kemampuan mereka untuk berempati atau mengenali dan mengerti perasaan orang lain.

Itulah ciri-ciri orang narsis yang yang perlu diketahui dan kemungkinan ada disekitar anda, atau diri sendiri yang terindikasi mengalami gangguan narsistik.

Yuk, identifikasi kepribadian dengan mengikuti psikotes online yang disediakan oleh NS Development. NS Development adalah penyedia aplikasi psikotes online terpercaya di Indonesia saat ini. Anda dapat mengikuti dan melakukan registrasi secara langsung di halaman registrasi tes kepribadian online.

 

Referensi

DSM IV – TR - Diagnostic and Statistical Manual for Mental Disorder (Fourth Edition, Text Revision). 2000

Maria, H., Prihanto, S. & Sukamto, E. (2001). Hubungan antara Ketidakpuasan Terhadap Sosok Tubuh (Body Satisfaction) dan Kecenderungan kepribadian narsistik Dengan Gangguan Makan (Kecenderungan Anorexia Nervosa dan Bulimia Nervosa). Anima, Vol. 16, No. 3, 2001.

Nevid, Jeffrey S., Spencer. A. Rathus, dan Greene, Beverly. (2005). Psikologi Abnormal. Terjemahan Tim Psikologi Universitas Indonesia. Edisi Kelima. Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga

Watkins, C.E., Campbell,r.l (2000). Testing and Assessment in Counseling Practice. Mahwah N.J:Lawrence Erlbaum Associates