TEORI-TEORI INTELEGENSI

Teori ini dipandang sebagai teori yang tertua. Alfred Binet termasuk salah satu ahli psikologi yang mengatakan bahwa inteligensi bersifat monogenetik, yaitu berkembang dari satu faktor satuan atau faktor umum. Menurut Binet, inteligensi merupakan sisi tunggal dari karakteristik yang terus berkembang sejalan dengan proses kematangan seseorang.
TEORI-TEORI INTELEGENSI
situs psikotes
NS Development
psikotes gratis

Intelegensi merupakan bahasan yang sudah ada sejak perkembangan awal ilmu psikologi, terutama pada psikologi pendidikan. Penggambaran secara sepintas tentang inteligensi sebagai suatu kemampuan dasar yang bersifat umum telah berkembang menjadi berbagai teori inteligensi.

Ada beberapa teori intelegensi yang menjadi kiblat perkembangan teori intelegensi, diantaranya adalah:

Teori Uni faktor

Teori ini dipandang sebagai teori yang tertua. Alfred Binet termasuk salah satu ahli psikologi yang mengatakan bahwa inteligensi bersifat monogenetik, yaitu berkembang dari satu faktor satuan atau faktor umum. Menurut Binet, inteligensi merupakan sisi tunggal dari karakteristik yang terus berkembang sejalan dengan proses kematangan seseorang.

Teori ini dipandang sebagai teori yang tertua. Alfred Binet termasuk salah satu ahli psikologi yang mengatakan bahwa inteligensi bersifat monogenetik, yaitu berkembang dari satu faktor satuan atau faktor umum. Menurut Binet, inteligensi merupakan sisi tunggal dari karakteristik yang terus berkembang sejalan dengan proses kematangan seseorang. Binet menggambarkan inteligensi sebagai sesuatu yang fungsional sehingga memungkinkan orang lain untuk mengamati dan menilai tingkat perkembangan individu berdasar suatu kriteria tertentu. Jadi untuk melihat apakah seseorang cukup cerdas atau tidak, dapat diamati dari cara dan kemampuannya untuk melakukan suatu tindakan dan kemampuannya untuk mengubah arah tindakannya itu apabila perlu. Inilah yang dimaksud dengan komponen arah, adaptasi dan kritik dalam definisi inteligensi.

Teori Dwifaktor (The Two-Factor Theory)

Teori dwifaktor dikembangkan oleh Charles Spearman seorang psikolog dan ahli statistik dari Inggris. Spearman (1927) mengusulkan teori kecerdasan dua faktor yang menurutnya dapat menjelaskan pola hubungan antara kelompok tes kognitif yang ia analisis. Dalam bentuknya yang paling sederhana, teori ini menyatakan bahwa kinerja pada setiap tugas kognitif tergantung pada faktor umum (g) ditambah satu atau faktor yang lebih spesifik dan unik untuk tugas tertentu (s) (Aiken, 1997).

Kedua faktor ini, baik faktor “g” maupun faktor “s” bekerja bersama-sama sebagai suatu kesatuan. Semua faktor yang spesifik akan bersama-sama membentuk single common factor “g” faktor. Spearman berpendapat bahwa kemampuan seseorang bertindak dalam setiap situasi sangat bergantung pada kemampuan umum maupun kemampuan khusus. Jadi setiap faktor baik faktor “g” maupun faktor “s” memberi sumbangan pada setiap perilaku yang intelegen.

Teori Multifaktor (Multiple factor Theory)

Teori multifaktor dikembangkan oleh Edward Lee Thorndike (1916). Menurut teori ini, inteligensi terdiri dari hubungan-hubungan neural antara stimulus dan respon. Hubungan-hubungan neural khusus inilah yang mengarahkan tingkah laku indivivu. Pada dasarnya teori. Thorndike menyatakan bahwa inteligensi terdiri atas berbagai kemampuan spesifik yang ditampakkan dalam wujud perilaku intelegen. Thorndike mengemukakan empat atribut inteligensi, yaitu: Tingkatan, Rentang, Daerah, dan Kecepatan

Teori Hirearki

Model Hirearki dicetuskan oleh Vernon. Dalam menjelaskan teori inteligensinya, teori ini menempatkan satu faktor kognitif umum (g) dipuncak hierarki, kemudian dibawahnya terdapat dua faktor inteligensi utama (mayor) yaitu verbaleduacitional (v:ed) dan practical-mechanical-spatial (k:m). Setiap kelompok mayor tersebut kemudian terpecah ke dalam beberapa faktor kelompok minor. Sebagai contoh, v:ed terdiri dari kemampuan seperti kefasihan verbal, kemampuan numerik, dan mungkin kreativitas. Beberapa faktor kelompok kecil di bawah k:m adalah pemahaman mekanik, kemampuan psikomotorik, serta hubungan spasial yang kemudian terpecah lagi menjadi bermacammacam faktor spesifik pada tingkat hierarki yang paling rendah.

Dalam model hirarki kemampuan mental Vernon apabila semakin tinggi posisi faktor dalam diagram maka semakin luas rentang perilakunya.

Teori Primary Mental Ability

Teori ini dikembangan oleh L.L. Thurstone berdasarkan analisis faktor dengan mengkolerasikan 60 tes, yang akhirnya disusun menjadi kecakapan-kecakapan primer. Thurstone menjelaskan mengenai organisasi inteligensi yang abstrak atau biasa disebut dengan “Primary-Mental Ability”. Thurstone berpendapat bahwa inteligensi terdiri dari faktor yang jamak (multiple factors), mencakup tujuh kemampuan mental utama (primary mental abilities), yaitu:

  1. Verbal meaning (V) : Memahami gagasan dan arti kata,  yang diukur dengan tes kosa kata.
  2. Number (N) : Kecepatan dan akurasi melakukan perhitungan aritmatika.
  3. Space(S) : Kemampuan visualisasi hubungan yang berbentuk dalam tiga dimensi, seperti dalam mengenali gambar dalam orientasi berbeda.
  4. Perceptual speed (P) : Kemampuan untuk membedakan detail visual, serta menetapkan persamaan dan perbedaan antara obyek dalam gambar secara cepat.
  5. Word fluency (W) : Kecepatan dalam memikirkan katakata, seperti dalam membuat puisi atau dalam memecahkan anagram.
  6. Memory(M) : Kemampuan untuk menghafal katakata, angka, huruf, dan sejenisnya, dengan Inductive reasoning (I) cara menulis.
  7. : Kemampuan untuk menurunkan aturan dari informasi yang diberikan, seperti dalam menentukan aturan dari serangkaia angka dari hanya sebagian dari rangkaian angka tersebut.

Demikianlah penjelasan mengenai teori-teori intelegensi yang menjadi acuan dalam pembahasan mengenai intelegensi.

Ingin mengetahui dan menggunakan aplikasi tes inteleggensi online? Bisa basa di NS Development.

Semoga bermanfaat.

psikotes online
Posted by Ardi almaqassary

Artikel lain yang berhubungan

Jenis Tes Intelegensi

Jenis Tes Intelegensi : Tes IST

Ada banyak sekali jenis tes intelegensi yang bisa digunakan untuk mengukur tingkat intelegensi seseorang. Diantaranya adalah tes IST ini. ...

Jenis Tes Intelegensi

Apa Itu Tes Intelegensi, Manfaat, dan Jenis Tes Intelegensi

Jenis tes intelegensi - Kamu pasti pernah mendengar istilah tes Intelegensi atau tes Intelektual, bukan? Secara sederhana, Tes Intelegensi ...

Tes Kemampuan Diferensial

Sejarah Tes Kemampuan Diferensial (TKD)

Tes Kemampuan Diferensial (TKD) adalah rangkaian kemampuan diferensial yang praktis untuk seleksi calon mahasiswa (1976 ketika masih TINTU ...

Teori Intelegensi Binet

Teori Intelegensi Binet

Alfred Binet (1857 – 1911) termasuk salah satu ahli psikologi yang mengatakan bahwa intelegensi bersifat monogenetic, yaitu berkemba ...

Teori Kecerdasan Majemuk

Teori Kecerdasan Majemuk

Kecerdasan majemuk dimulai dari konsep yang dikembangkan oleh Howard Gardner selama 20 tahun dan aplikasinya dalam bidang pendidikan yang ...

Ciri-ciri Kecerdasan Intelektual

Ciri-ciri Kecerdasan Intelektual

Kecerdasan intelektual merupakan anugrah terbesar yang luar biasa. Dengan kapasitas intelektual, segala macam persoalan akan lebih mudah d ...

Pengertian Tes Intelegensi

Pengertian Tes Intelegensi

Intelegensi merupakan sebuah konsep abstrak yang sulit didefinisikan secara memuaskan. Hingga sekarang, masih belum dijumpai sebuah defini ...

Faktor Yang Mempengaruhi Intelegensi

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Intelegensi

Intelegensi adalah kemampuan yang bersifat umum untuk mengadakan penyesuaian terhadap sesuatu situasi atau masalah, yang meliputi berbagai ...

Teori Intelegensi Thurstone

Teori Intelegensi Thurstone

Thurstone (1938) adalah orang Amerika yang bersama isterinya Thelma Gwinn Thurstone, merupakan ahli di bidang psikologi statistik. Di samp ...

FUNGSI TES PSIKOLOGI

FUNGSI TES PSIKOLOGI

Tes psikologi memiliki beberapa fungsi-fungsi tertentu. Tes dapat memberikan data untuk membantu dalam meningkatkan pemahaman diri (self u ...

Pengukuran Intelegensi

PERKEMBANGAN USAHA PENGUKURAN INTELEGENSI

Pada awalnya pengukuran inteligensi telah dipraktekkan di negara Cina sebelum dinasti Han, pengukuran inteligensi dilakukan oleh jenderal Cina untuk menguji rakyat sipil yang ingin menjadi legislatif berdasarkan pengetah ...

TEORI-TEORI INTELEGENSI

TEORI-TEORI INTELEGENSI

Intelegensi merupakan bahasan yang sudah ada sejak perkembangan awal ilmu psikologi, terutama pada psikologi pendidikan. Penggambaran seca ...

Ada Pertanyaan?

kami senantiasa berusaha merepon pertanyaan anda secepatnya.

psikotes online
psikotes online
psikotes online
Contact Us

PT. Nirmala Satya Development, Aplikasi Psikotes Online dan Vendor Psikotes Online Terbaik

Copyright © 2021. All rights reserved.